media penyimpanan data

Media Penyimpanan Data dan Jenisnya

Posted on

Media penyimpanan data adalah alat untuk menyimpan data dalam bentuk perintah, teks, gambar, video dan lain-lain yang dapat digunakan nanti.

Media penyimpanan data telah mengalami perubahan besar dalam pengembangannya. Beberapa dari mereka sudah tidak diproduksi lagi.
Kali ini, komputer pintar berkomunikasi jenis media penyimpanan data. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Jenis Media penyimpanan data

Untuk memudahkan pemahaman, saya akan membagi media penyimpanan data di komputer menjadi empat kategori.

Sebuah. Media penyimpanan data magnetik

b. Media penyimpanan data optik

c. Media penyimpanan data flash

d. Media penyimpanan data online

Untuk perincian lebih lanjut, silakan ikuti diskusi di bawah ini.

1. Media magnetik

Penyimpanan magnetik adalah salah satu jenis penyimpanan data yang paling umum digunakan pada komputer dan teknologi yang digunakan pada sebagian besar media penyimpanan komputer.

Contoh perangkat penyimpan yang bersifat magnetis adalah sebagai berikut;

a.Floppy disk atau floppy disk

Floppy disk drive atau FD adalah drive komputer tempat pengguna dapat menyimpan data. Floppy disk adalah media penyimpanan sekunder yang dapat dihapus (dihapus). Disk pertama yang digunakan adalah disk 5 1/4 “, yang kemudian diganti dengan disk 3 1/2”.

Baca Juga  Pengertian Hardware, Fungsi ,Jenis dan Contoh Hardware

Floppy disk dengan ukuran 5 ¼ dapat menyimpan data dari 360 KB hingga 1,2 MB, sedangkan floppy disk dengan ukuran 3 1/2 dari 360 KB menjadi 1,44 MB.

b. Hard drive atau hard drive

Hard disk drive (disingkat hard disk, hard disk atau hard disk) adalah media untuk menyimpan data yang tidak mudah menguap. Ini berarti bahwa data yang disimpan di hard drive tidak akan hilang bahkan jika komputer yang Anda gunakan dimatikan.

Hard drive terdiri dari satu atau lebih hard drive yang berisi data dengan kepala magnetik. Perangkat ini dikemas dalam penutup yang menghubungkan ke motherboard dengan kabel ATA, SCS, atau SATA, dan juga didukung oleh koneksi ke catu daya.

c. SuperDisk

SuperDisk adalah drive dan disket yang diperkenalkan oleh 3M (kantor, komunikasi dan perusahaan keamanan). SuperDisk asli dapat menyimpan 120 MB data, dan SuperDisks saat ini dapat menyimpan sekitar 240 MB data.

d. Zip floppy

Zip drive dan Zip hard drive adalah media penyimpanan data yang dikembangkan oleh Iomega yang berfungsi seperti hard drive dan floppy disk standar 1,44 inci.

Apa yang membuat Iomega Zip drive unik adalah kemampuannya untuk menyimpan data hingga 100MB dan bahkan 250MB.

Zip disk ini sangat populer pada 1990-an, tetapi dengan cepat kehilangan popularitas karena pengguna membutuhkan lebih banyak media penyimpanan. Karena itu CD-R dan CD-RW muncul, yang menggantikan ZIP hard disk.

2. Media optik

Jenis lain dari media penyimpanan adalah penyimpanan optik. Perangkat ini menggunakan laser dan cahaya sebagai metode membaca dan menulis data.

Contoh media penyimpanan optik adalah:

a. Disk blu-ray

Blu-ray Disc atau BD adalah format cakram optik yang dikembangkan oleh tiga belas konsumen elektronik dan perusahaan komputer. Perusahaan-perusahaan ini termasuk Dell, Hitachi, Hewlett Packard, LG, Mitsubishi, Panasonic, Sony dan TDK.

Baca Juga  PENGERTIAN ROM DAN FUNGSINYA

Blu-ray pertama kali disajikan pada 4 Januari 2006 di CES. CES adalah singkatan dari Consumer Electronic Show, sebuah acara yang berlangsung di seluruh dunia.

Disk Blu-ray dapat menyimpan data dari ukuran 25 GB hingga 50 GB. Hard drive Bluray memiliki ukuran fisik yang sama dengan CD standar.

b. CD ROM

CD-ROM adalah kependekan dari Compact Disc Read Only Memory adalah disk optik yang berisi data audio. sementara drive CD-ROM atau drive optis adalah perangkat yang dengannya perangkat itu dibaca.

Drive CD-ROM memiliki kecepatan dari 1x hingga 72x. Ini berarti bahwa 72x CD dapat dibaca sekitar 72 kali lebih cepat daripada versi 1x.

c. CD-R dan CD-RW

CD-R adalah kependekan dari CD-Recordable dan merupakan hard drive dan drive yang dapat ditulis dan dapat memberikan informasi yang pernah ditulis ke hard drive. Setelah itu, hard disk dibaca berkali-kali. Data pada CD-R tidak dapat dihapus dan CD-R tidak dapat diformat.

d. DVD-R

Baca DVD-R DVD R-Strich adalah kependekan dari Digital Versatile Disc-Recordable. Media penyimpanan data ini hanya dapat merekam data satu kali, dan kemudian data disimpan secara permanen di hard drive. Disk tidak dapat direkam untuk kedua kalinya.

e. DVD + R.

DVD + R membaca DVD plus R. DVD + R dapat menyimpan data 4,7 GB, sementara cakram lapis ganda dapat menyimpan daya hingga 8,5 GB.

Baca juga: Cara membangun rumah tahan gempa.

3. Media penyimpanan flash

Memori Flash saat ini menggantikan media penyimpan yang bersifat magnetis karena Flash memiliki harga yang lebih murah.

Contoh media penyimpanan flash adalah:

Pada tahun 1999 Amir Ban, Dov Moran dan Oron Ogdan menemukan sistem penyimpanan data terbaru, USB flash drive atau yang disebut flash disk.

Baca Juga  Mengenal Bagian-bagian Komputer

Tidak seperti kartu memori yang biasanya digunakan pada media elektronik portabel, media ini biasanya digunakan untuk memindahkan data dari satu komputer ke komputer lain atau untuk menyimpan data komputer sebagai cadangan.

Perkembangan USB sedang mengalami perubahan cepat. Dari kapasitas sebelumnya hanya hingga beberapa megabyte, USB flash drive sekarang dapat menyimpan hingga 16 GB.

Flash Disk adalah media penyimpanan data portabel. Flash disk adalah ukuran ibu jari manusia dan terhubung ke komputer melalui port USB.

Flash Disk adalah perangkat paling sederhana untuk menyimpan dan mentransfer informasi. Flash disk tersedia dalam ukuran dari 2 GB hingga 1 TB.

Tidak seperti hard drive standar, flash drive tidak memiliki bagian yang bergerak. Flash disk hanya berisi chip memori dengan sirkuit terintegrasi yang digunakan untuk menyimpan data. Flash drive biasanya memiliki cangkang plastik atau aluminium yang mengelilingi chip memori dan port USB untuk kebanyakan komputer modern.

b. Kartu memori

Kartu memori pertama kali dikeluarkan sekitar tahun 1990-an. Kartu memori juga telah melihat perkembangan yang cukup besar dalam hal ukuran dan ukuran penyimpanan data. Media ini biasanya digunakan pada perangkat praktis atau portabel atau perangkat elektronik seperti ponsel atau kamera. Perkembangan memori ini juga menyebabkan dirilisnya Flashdisk.

Kartu memori adalah jenis media penyimpanan yang sering digunakan untuk menyimpan foto, video, atau data lain pada perangkat elektronik. Perangkat yang umumnya menggunakan kartu memori adalah kamera digital, camcorder digital, laptop, pemutar MP3, PDA, ponsel, konsol game, dan printer.

Bahkan, ada banyak kartu memori di pasaran, dan masing-masing memiliki ukuran, kompatibilitas, dan kapasitas penyimpanan yang berbeda. Tapi saya akan membahas diskusi yang lebih rinci tentang kartu memori di artikel lain.

Baca Juga  Tips Memilih Printer Sesuai Kebutuhan

c. Memory stick

Sony Memory Stick pertama kali diperkenalkan oleh Sony pada Oktober 1998 dan merupakan kartu memori flash yang digunakan pada kamera digital Sony dan produk Sony lainnya. Sony telah merilis beberapa model Memory Stick, termasuk Memory Stick PRO, Memory Stick Duo, Memory Stick PRO Duo, Memory Stick Micro (M2) dan Memory Stick PRO-HG.

Kapasitas memory stick berkisar dari 4 MB hingga 256 GB dengan kapasitas maksimum teoritis 2 TB. Namun sejauh ini, tidak ada kapasitas 2 TB yang diproduksi.

d. SSD

Nama SSD (Solid State Drive) mungkin sering terdengar di telinga kita, khususnya kehadiran platform ultrabook yang semakin populer juga telah meningkatkan popularitas SSD sebagai media penyimpanan. SSD itu sendiri adalah media penyimpanan berbasis chip flash dari jenis memori non-volatile.

Memori non-volatil berarti bahwa data yang disimpan di SSD tidak dapat hilang bahkan ketika daya dimatikan. Sedangkan tipe data kekerasan hilang saat daya terputus, seperti memori B. RAM (Random Access Memory).

Berbeda dengan hard drive, SSD tidak memiliki bagian yang bergerak, yang menawarkan keuntungan seperti akses lebih cepat ke data dan informasi tanpa suara, keandalan yang lebih tinggi dan konsumsi daya yang rendah.

Selama pengembangan, SSD dapat menggantikan hard drive standar pada PC dan laptop. SSD juga dapat digunakan untuk netbook dan aplikasi lain yang tidak membutuhkan banyak ruang penyimpanan.

4. Media penyimpanan online

Saat ini ada juga media penyimpanan data online. Jenis media penyimpanan data ini telah dipelajari oleh individu dan bisnis.

1. Google Drive

Google Drive adalah fungsi yang disediakan oleh Google untuk pengguna yang telah membuka akun Gmail. Kenyamanan ini adalah salah satu pilar utama Google dibandingkan dengan perusahaan sejenis.

Baca Juga  10 Macam Perangkat Output Dan Fungsinya

Pengguna dapat mengunggah dan menyimpan data ke drive masing-masing. Pengguna juga dapat bertukar data dengan Drive.

2. Cloud

Mirip dengan Google Drive, tetapi (tentu saja) syarat dan ketentuan yang berbeda berlaku untuk cloud.
Cloud Storage adalah media penyimpanan online yang dapat menyimpan data di server virtual yang tersedia.

Dengan penyimpanan cloud, Anda tidak perlu lagi menyimpan data di hard drive, CD, atau perangkat keras lainnya. Namun, Anda memerlukan koneksi internet untuk menggunakannya.

3. Hosting

Hosting juga merupakan media penyimpanan data online. Mayoritas pengguna hosting harus mendaftar dan membayar, tidak seperti Google Drive atau Microsoft Cloud.

Demikianlah artikel tentang media penyimpanan data, terima kasih sudah mengunjungi Pintarkomputer.id, jangan lupa baca juga